Masalah Menyusui Bagi Seorang Wanita Karir? Tenang, Berikut Tips Menyusui Bagi Wanita Pekerja

Sebenarnya masalah menyusui bagi bunda bukanlah hal yang terlalu besar karena sudah diatur didalam undang-undang pekerjaan. Dimana bunda yang bekerja tetap diberikan hak untuk memberikan dan menyusui bayinya.

Namun, karena faktor peran ganda yang dimiliki oleh wanita karir ini, kadang pemberian ASI ekslusif di rasa belum cukup. Kadang lingkungan sekitar juga belum mendukung.

Seperti cuti bersalin yang mungkin masih terlalu singkat serta tidak ada rungan khusus di tempat kerja yang memudahkan bunda untuk memerah ASI mereka.

Tapi, jangan bersedih dahulu. Kami memiliki tips menyusui bagi wanita pekerja berikut ini.

1. Siapkan Diri Sebelum Berangkat Bekerja



Para wanita karir pastinya faham akan kesibukan sbagai ibu dan sebagai pekerja. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah persiapan setelah melahirkan sang buah hati. Karena ini nantinya akan menjadi tugas serta tanggung jawab sebagai ibu dan tidak melalaikan tugas sebagai seorang pegawai.

Karena pada saat memasuki masa nifas tentunya bisa dengan mudah untuk menyusui sang bayi. Dan jika diperlukan untuk menyiapkan dan mengggunakan alat pemerah susu atau pompa ASI maka usahakan untuk selalu rileks dan menghindari masalah stress. Karena dengan adanya stress yang tak terkelola akan mempengaruhi dari jumlah ASI yang dihasilkan.

Cobalah untuk bersantai setidaknya 15 menit sebelum berangkat bekerja dan meluangkan waktu untuk menggunakan pompa ASI tanpa terburu-buru.

2. Cukupi Kebutuhan dan Istirahat


Menjadi seorang pekerja sekaligus seorang ibu yang masih menyusui snag bayi tentunya bukanlah peran yang ringan. Sang ibu harus sealalu waspada akan kebutuhan nutrisi yang diperlukan agar bisa menghasilkan ASI dalam jumlah yang diperlukan.

Bahkan ibu juga sangat dianjurkan untuk bisa mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Jangan sampai sangat kelelahan atau bahkan sampai tidak bisa mencukupi kebutuhan nutrisi. Yang tidak hanya dibutuhkan ibu namun juga diperlukan dalam pembentukan atau produksi ASI bagi sang bayi.

3. Belajar Memerah ASI


Walaupun sekarang zaman telah berubah dan kita hidup di dunia yang modern. Namun, kemampuan dalam memerah ASI sangatlah perlu untuk diketahui oleh para ibu dan calon ibu.

Karena melakukan pemerahan ASI dengan cara yang salah tidak akan memberikan hasil yang optimal.

Gunakan jenis pompa yang cocok dan pas. Dan biasakan juga untuk selalu memompa ASI di saat yang sama atau terjadwal dengan baik. Biasanya waktu terbaik untuk menggunakan pompa ASI adalah saat ASI terasa penuh dan bisa dibekukan selama beberapa jam untuk persediaan jika nantinya sang ibu pergi bekerja.

4. Membiarkan Bayi Menyusui Secara Langsung


Agar semua hal terkendali dengan baik dan nantinya sang bayi tidak mengalami maslaah bingung puting. Maka biasakan untuk tetap menyempatkan waktu untuk membiarkan sang bayi menyusui langsung.

Ibu yang bekerja tetap bisa menyusui bayinya sesaat sebelum berangkat bekerja, sepulang bekerja dan sebelum sang bayi tidur. Dengan ini, sang bayi juga akan tetap terjaga ikatan batin dengan ibu.

Ini juga akan membuat bayi lebih sehat daripada harus selalu meminum ASI perahan ketika sang ibu sibuk.

5. Jangan Ragu Menggunakan Bantuan ASI Booster


Sebaiknya, jangan tanggung tanggung dalam melakukan pememrahan ASI bagi bunda yang bekerja. Karena terkadang bayi akan membutuhkan ASI lebih banyak dari yang kita kira.

Jadi, jangan ragu untuk menggunakan Asi Booster karena memang akan sangat membantu dalam produksi ASI dan bahkan bisa melimpah walaupun bunda sedang sangat kelelahan, salah satu ASI Booster yang kami REKOMENDASI adalah Mommybee. karena sudah banyak sekali bunda yang menggunakan dan puas dengan hasilnya
--------------------
Mau Info Pelancar ASI yang berhasil membantu 8 dari 10 bunda?

--------------------